Program Pre-University Batch 1 Resmi Selesai! Hadirkan Inul Daratista di Closing Ceremony

Program Pre-University Batch 1 Resmi Selesai! Hadirkan Inul Daratista di Closing Ceremony

Semarang – Institut Karya Mulia Bangsa (IKMB) telah berhasil menyelesaikan program Pre-University batch 1 yang diperuntukkan bagi siswa SMA atau sederajat dalam beberapa bulan terakhir.

Program Pre-University ini berfokus pada penguatan literasi serta pembentukan karakter leadership, entrepreneurship, dan innovation mindset. Tujuannya jelas: memastikan transisi siswa dari sekolah menengah ke bangku kuliah berjalan mulus dengan mentalitas yang siap bersaing.

Sejak pertemuan pertama digelar, Program Pre-University juga telah menghadirkan tokoh-tokoh berpengalaman dalam mengisi materi seperti Menko Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, Prof. Pratikno, Ketua Komite Sel Punca, Prof. Amin Soebandrio, Ph.D., Sp.MK, guru besar Kampus IKMB, hingga peneliti internasional SCCR Indonesia.

Puncaknya saat penutupan program Pre-University batch 1 yang digelar di Auditorium Kampus pada Sabtu (14/3/2026), Kampus IKMB mendatangkan artis Inul Daratista dan suaminya Adam Suseno yang memiliki pengalaman sebagai seorang entrepreneur hebat di Indonesia.

Acara penutupan Program Pre-University juga diramaikan dengan kontestasi lomba seperti APU Idol yang dimenangi Jihaan Kaltsum Kaamilia Afaaf (SMA Negeri 6 Semarang) dan lomba story telling yang dimenangkan Kanza Labibah Az Zahra (SMA Negeri 2 Ungaran).

Inul Daratista memuji kampus milik SCCR Indonesia tersebut dengan mengatakan bahwa kampus ini dibangun bukan hanya sekadar mencetak sarjana, namun lulusan dengan gelar sarjana yang sudah siap bekerja di industri.

“Kampus ini salah satu yang terbaik. Generasi muda harus melihat peluang ini. Di dalam sini treatmennya tidak hanya soal akademik, namun mencetak generasi muda yang hebat dan siap bekerja di dunia industri. Banyak guru besar hebat di sini juga. Saya sendiri pun juga ingin kuliah di sini,” terang Inul Daratista di hadapan para peserta, orang tua, dan guru program Pre-University.

Sementara itu, Founder and Commissioner SCCR Indonesia, Prof. Dr. dr. Agung Putra, M.Si.Med. kembali menegaskan bahwa kampus yang ia bangun ini akan memiliki international atmosphere dan memiliki tujuan membangun peradaban dunia dengan bekal ilmu pengetahuan, riset, dan menciptakan produk inovatif.

“Kampus ini memiliki international atmosphere sebagai salah satu modal bisa bersaing di kancah global, selain itu lulusannya juga harus siap dalam bersaing di dunia industri. Bekal kami membangun SCCR Indonesia juga akan kami salurkan kepada mahasiswa di sini,” tutur Prof. Agung.

Tak berhenti di situ, Rektor Kampus IKMB, Prof. Dr. Denny Nugroho Sugianto juga mengatakan bahwa saat ini permasalahan di Indonesia adalah banyaknya pengangguran, ia menyebut bahwa kampus ini akan berusaha mengurangi jumlah pengangguran dengan mencetak sarjana yang telah siap untuk kerja.

“Sebagai rektor kami, kami sadar masalah utama yang dihadapi bangsa adalah tingkat pengangguran. Ini yang akan kami bangun di sini, kurikulum akan kami sesuaikan dengan mengadopsi kampus-kampus ternama di dunia sehingga lulus dari sini sudah siap di dunia industri. Kami punya world class lecturer, researcher, professor, ini bukan suatu yang biasa. Ini peluang besar bagi siswa yang ingin melanjutkan kuliah di sini,” ujar Prof. Denny.

Kampus IKMB sendiri saat ini tengah proses transformasi menjadi Kampus Agung Putra University (APU) dengan memiliki 7 program studi baik saintek maupun soshum dengan memiliki dosen-dosen ternama yang lulus dari kampus internasional seperti Nara Institute, Osaka University, MIT US, Newcastle University, King’s College London, Suranaree University of Technology Thailand, dan kampus-kampus ternama di Indonesia.